Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta menghadapi krisis sampah akibat TPA Piyungan yang penuh, dengan timbulan sampah 800 ton/hari. Solusi utama adalah penguatan pengolahan sampah dari sumbernya.
Pengembangan fasilitas pengolahan sampah berbasis masyarakat seperti TPS3R/TPST, untuk mengurangi volume sampah ke TPA.
Pengelolaan sampah dari sumber: Melalui pengurangan timbulan dan pengolahan sederhana, didukung partisipasi aktif masyarakat.
Program terintegrasi: Melibatkan aspek sosial-budaya, teknologi, kelembagaan, regulasi, dan pendanaan.
Kerja sama dengan perguruan tinggi: Melalui KKN tematik pengelolaan sampah, untuk inovasi dan pemberdayaan masyarakat.
Peta jalan pelaksanaan program KKN Tematik Pengelolaan Sampah di Yogyakarta
Kolaborasi Perguruan Tinggi di DIY dalam Program KKN Tematik Persampahan
Data ini diambil dari total data yang masuk tahun 2026Total Tim
Total Mahasiswa
Total Dosen
Bulaksumur, Sleman
Depok, Sleman
Umbulharjo, Kota Yogyakarta
Ngemplak, Sleman
Kasihan, Bantul
Depok, Sleman
Gamping, Sleman
Depok, Sleman
Umbulharjo, Kota Yogyakarta
Mlati, Sleman
Depok, Sleman
Jetis, Kota Yogyakarta
Banguntapan, Bantul
Depok, Sleman